Tata Krama Berbicara
Berbicara merupakan salah satu cara manusia untuk berinteraksi dengan orang lain dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya sehari-hari. Dalam berbicara kita harus memiliki etika-etika yang hendaknya selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari supaya dalam berbicara tidak menimbulkan hal-hal yang kiranya tidak diinginkan. Misalnya agar tidak menimbulkan rasa tersinggung atau terhina pada orang yang diajak berbicara.
Adapun tata krama yang hendaknya ditanamkan dalam kita berbicara:
1. Dalam berbicara harus menggunakan kata yang jelas dan mudah untuk dipahami serta dimengerti supaya orang yang diajak berbicara tidak kebingungan.
2. 2. Menggunakan suara yang jelas.
3. 3. Menatap wajah orang yang diajak berbicara.
4. 4. Menghindari kata-kata yang kiranya bisa menyinggung perasaan orang yang diajak berbicara.
5. 5. Harus bisa menggunakan gaya bahasa yang tepat dalam setiap kondisi.
Contoh: a. Saat berbicara dengan orang yang lebih tua, harus menggunakan bahasa yang sopan serta sedikit resmi atau bahkan resmi. Semisal berbicara dengan Kepala Sekolah.
b. Ketika berbicara dengan teman sebaya, bisa menggunakan gaya bahasa yang santai tetapi tetap sopan.
6. 6. Jangan berbicara ketika ada orang lain berbicara.
7. 7. Dan jangan menyela orang yang sedang berbicara.
8. 8. Kita sebagai orang Jawa, harus bisa menerapkan aturan penempatan antara Krama Inggil, Krama Alus, Ngoko Andhap dan Ngoko Kasar.
Dan sebagai orang yang diajak berbicara, hendaknya selalu:
1. 1. Mendengarkan apa yang dikatakan orang yang berbicara.
2. 2. Memperhatikan apa yang disampaikan orang yang berbicara.
3. 3. Selalu menghargai segala yang diucapkannya.
4. 4. Tidak mengejek ataupun ngentai orang yang berbicara.
5. 5. Tidak menyela omongannya.











0 komentar:
Posting Komentar